Rabu, 28 November 2018

Warga Banjarasri Menolak Pengebotan Gas Lapindo Brantas


Sidoarjo –  deltaforumnews.com Dikabarkan akan menjadi lokasi pengeboran gas yang akan dilakukan Lapindo Gas, sejumlah warga di Dusun Kaliwungu, Desa Banjar Asri, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, mulai menunjukkan respon negatif.
Gelagat penolakan warga diketahui, setelah warga memampangkan spanduk berisi kalimat penolakan dengan penolakan oleh warga. Bukan tanpa dasar, dari informasi yang diperoleh di lapangan, penolakan warga terjadi, karena takut akan terjadi peristiwa memilukan yang pernah terjadi, berupa semburan lumpur panas yang hingga kini belum terhenti.
“Kita menolak rencana pengeboran yang dilakukan perusahaan gas di desa kami. Sebab kita khawatir adanya kegagalan pengeboran yang bisa mengakibatkan bencana,” ujar Hadi (35), salah satu warga yang menunjukkan sikap penolakannya.
Selain itu, minimnya sosialisasi kepada warga atas rencana pengeboran yang dilakukan perusahaan gas tersebut, juga menjadi pemicu kekhawatiran warga. Sebab, warga tahu adanya informasi rencana pengeboran dari pemerintahan desa (Pemdes).
Sementara hingga saat ini, belum ada warga yang didatangi langsung oleh pihak perusahaan yang berencana melakukan pengeboran minyak.
“Apalagi, kita belum mendapatkan informasi secara langsung oleh pihak perusahaan soal rencana pengeboran tersebut. Apalagi dari informasi yang kita terima jarak titik pengeboran gas dekat dengan pemukiman kami hanya berjarak beberapa meter” terang Khoirul, warga lainya.
Sementara itu, tokoh mastarakat setempat, membenarkan adanya penolakan warganya. Menurutnya, warga menolak karena kekawatiran dan minimnya sosialisasi yang dilakukan pihak perusahaan kepada warga atas rencana tersebut. “Ya memang ada warga yang memasang spanduk penolakan soal rencana tersebut" tandasnya.

Warga Desa Tebas Kecamatan Gondang Wetan Kecewa saat jam kerja Di Balai Desa Kosong


Sidoarjo - deltaforumnews.com
Sering kosong saat jam kerja , sejumlah warga keluhkan pegawai di kantor Desa Tebas, kecamatan Gondang wetan, Pasuruan.
Menurut salah satu warga setempat banyaknya masyarakat kecewa ketika bertamu atau mengurus surat-surat tapi tidak ada pegawai di kantor itu.
"Padahal masih jam kerja tapi kantor desa sudah kosong. Ini kan merugikan masyarakat yang butuh pelayanan dari kantor desa."ucap Inisial ( M ) yang mengaku tinggal tak jauh dari kantor desa Tebas. Rabu (28/11/2018).
Kondisi pegawai di kantor desa tersebut disikapi Lembaga Perlindungan Konsumen dan beberapa wartawan mendatangi kantor desa tersebut sekitar pukul 09.30 Wib pagi untuk melakukan kontrol.
Sayangnya, kurang lebih satu jam menunggu diteras, namun tidak ada satupun staf yaƱg datang, Guna memastikan ada atau tidaknya pegawai. Terbukti kosong.
Seperti diketahui, ada anggaran Siltap (penghasilan tetap) bagi prangkat atau staf dan Kepala Desa tebas,
"Bukan kali ini saja Kepala desa tidak terlihat dikantornya, begitu juga balai desa ini kerap kosong, bila ada keperluan warga entah seperti apa mereka bekerja," ungkap Yudi salah satu wartawan dari deltaforumnews.com biro Pasuruan
Dia menambahkan, tidak adanya pamong di kantor desa membuat pelayanan masyarakat menjadi tidak maksimal, padahal roda pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat itu, desa atau kepala desa.
"Apabila kekosongan pelayanan ini dibiarkan sama hal nya pemerintahan desa Tebas makan gaji doang."Pungkasnya.

Senin, 26 November 2018

Peringatan Maulid Nabi Madrasah Miftahul Ulum Pasuruan


Pasuruan-deltaforumnews.com
Siswa siswi Madrasah Miftahul Ulum 03 desa Legowok sangat antusias dalam acara memperingati maulid Nabimuhhamad SAW di desa legowok Kecamatan Pohjentrek Kab.Pasuruan.

Minggu, 25 November 2018

Memperingati Maulid Nabi SMP Dharma Wirawan 3 Tanggulangin Mengadakan Baca Qur'an dan Al- Banjari



deltaforumnews.com - Suasana berbeda begitu terlihat di SMP Dharma Wirawan 3 Tanggulangin, Sidoarjo, Jumat (22/11/2018).
Lantunan ayat-ayat suci Alquran terdengar begitu jelas dan dibaca begitu khusyuk oleh seluruh bagian SMP Dharma Wirawan 3 Tanggulangin.






Mulai dari kepala sekolah Ibu Sumaiyah,S.Pd, guru dan staff serta siswa kelas VII hingga XI, kompak membaca ayat demi ayat dari Alquran yang dipegangnya,
Dengan dilanjutkan lantunan ayat hadist yang diiringin dengan banjari.
Mereka duduk berkumpul menjadi satu di musholla SMP Dharma Wirawan 3 Tanggulangin, setelah banjari, siraman rohani yang di isi oleh guru agama Bpk.Drs.H.Asykur Rahmat.
Suasana musholla SMP Dharma Wirawan 3 begitu tenang dan antusias para siswa dan guru yang semangat untuk memeriahkan hari maulid nabi Muhammad .SAW dan yang terakhir di tutup dengan doa bersama.(f4n)